Suasana kelas mendadak menjadi tegang sekonyong-konyong ketika seorang guru agama masuk dan langsung mengajukan pertanyaan yang membuat anak-anak menjadi bingung menjawabnya. “Siapa yang sudah pernah menonton film porno? Kalian jawab dengan jujur, bapak tidak marah, cara menjawabnya semua tundukkan kepala, pejamkan mata tak boleh membuka sedikitpun, kemudian acungkan tangan kanan, yang tahu rahasia ini hanya Allah, bapak dan kamu sendiri, dan kita akan menjaga rahasia ini baik-baik.”
“Kamu tahu tidak Gus? sudah 3 hari ini ibuku tidak pulang, aku sedih deh, aku sms dia juga tidak pernah dibalas, mengirimkan email juga percuma, ibuku jarang sekali buka email, semalam ibuku menelpon hanya sebentar dan sepertinya dia terburu-buru. Dia hanya menanyakan keadaan saya aja, ibu pergi bersama adikku yang masih kecil, namanya Raihan, dia itu anak bungsu. Ibu selalu mengajaknya pergi kemana saja, tetapi kenapa yah, aku sendiri tidak pernah di ajak sama ibu, apa karena aku sering melawan ibu sehngga seringkali ibu marah-marah kepadaku. Mungkin bagi ibu aku sungguh menyusahkan,” begitulah Anida curhat pada Susanty, kawannya yang dulu satu kelas di SMP, rumah mereka ini berdekatan dengan arah pulang yang sama.
Langganan:
Postingan (Atom)